Waspadalah Penyakit Gula Darah Tinggi di Usia Muda. Kenali Tanda-tandanya!

Waspadalah Penyakit Gula Darah Tinggi di Usia Muda. Kenali Tanda-tandanya!

 

Mungkin banyak dari kita berpikir bahwa penyakit gula darah tinggi (hiperglikemia) hanya dialami oleh penderita diabetes saja, namun terkadang itu salah. Bahkan orang yang terlihat sehat atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu selain diabetes pun dapat sewaktu-waktu mengalami kenaikan gula darah yang melewati batas normal. alangkah baiknya kita mengetahui tanda-tanda penyakit gula darah tinggi sejak awal agar bisa mencegah penyakit tersebut kedepanya.

Faktor gaya hidup yang buruk saat ini juga menjadi akibat penyakit tersebut umum terjadi pada usia lebih muda. Di usia berapa seseorang mulai terkena diabetes dan mendapat diagnosis diabetes resmi untuk pertama kalinya? Penting untuk mengetahuinya agar Anda dapat mengantisipasi berbagai gejalanya sebelum terlambat salah satu caranya adalah dengan cara hidup sehat.

pada data WHO diabetes menyebabkan 1,6 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2015, dan akan menjadi penyebab kematian ketujuh terbesar di tahun 2030. Bahkan hampir setengah dari kematian diabetes berada di usia kurang dari 70 tahun.

Orang yang Berpotensi Terkena Gula Darah Tinggi

Selain pada penderita diabetes, penyakit gula darah tinggi juga berpotensi pada orang-orang yang baru pulih dari penyakit kronis seperti serangan jantung atau stroke. Selain itu, orang yang sedang menggunakan obat-obatan steroid dan diuretik ikut semakin tinggi risikonya mengalami gula darah tinggi. Orang-orang yang mengalami infeksi parah (misalnya pneumonia atau infeksi saluran kemih) atau yang dalam proses pemulihan luka bakar parah atau trauma kecelakaan bermotor bisa mengalami penyakit gula darah tinggi.

Dibutuhkan penanganan cepat jika menemukan gejala tanda-tanda penyakit gula darah tinggi karena jika terus dibiarkan dapat memperparah infeksi yang terjadi dalam tubuh sehingga menunda proses pemulihan.

Tanda-tanda Awal Gejala Gula Darah Tinggi

  • Kadar gula darah lebih dari 180 mg/dL

Orang dengan gula darah normal memiliki nilai gula darah sebagai berikut :

  1. Sebelum makan: kadar gula 70 – 130 mg/dL.
  2. Dua jam setelah makan: kadar gula kurang dari 180 mg/dL.
  3. Setelah tidak makan (puasa) selama setidaknya delapan jam: kadar gula kurang dari 100 mg/dL.
  4. Menjelang tidur: kadar gula 100 – 140 mg/dL.
  • Rasa haus dan sering buang air kecil biasanya pada malam hari

Meningkatnya keinginan untuk buang air kecil adalah tanda bahwa gula darah terlalu tinggi. Bila Anda memiliki terlalu banyak gula dalam aliran darah Anda, ginjal mencoba mengeluarkan ekstra melalui urine. Akibatnya, Anda akhirnya harus kencing lebih sering dari biasanya, termasuk tengah malam.

  • Penglihatan Kabur

Makula Anda adalah lensa kecil di tengah mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan tengah yang tajam. Saat kadar glukosa terlalu tinggi, cairan bisa meresap ke lensa dan membuatnya membengkak.

Pembengkakan bisa mengubah bentuk lensa, sehingga tidak bisa fokus dengan benar. Akibatnya, penglihatan Anda bisa menjadi kabur, bahkan saat menggunakan kontak lensa atau kacamata.

  • Mudah lapar

Tak hanya terus merasa haus, saat gula darah meningkat, kamu juga akan terus merasa lapar. Peningkatan gula darah menyebabkan tubuh tidak dapat mengubah menjadi energi sehingga bisa membuat kamu terus merasa lapar sepanjang waktu akibat sel tubuh kekurangan glukosa.

  • Berat badan Turun

Kamu mungkin tak sedang melakukan diet tapi tiba-tiba berat badan kamu turun drastis. Jika kamu juga tak sedang mengalami stres maka hal ini bisa disebabkan oleh meningkatnya gula dalam darah yang membuat berat badan kamu menurun secara drastis.

  • Kesulitan berkonsentrasi

Efek lelah yang terus kamu rasakan akan berdampak pada aktivitas yang anda kerjakan. Anda akan merasa sulit untuk berkonsentrasi dan membuat semua pekerjaanmu tertunda sehingga kamu membutuhkan waktu lebih untuk menyelesaikan semua pekerjaanmu.

  • Mudah kelelahan
  • Sakit kepala

 

Gejala Lanjutan yang di Timbulkan Penyakit Gula Darah Tinggi

Jika sudah berkelanjutan, gula darah tinggi juga akan memberikan tanda dan gejala ini:

  • Penyembuhan luka yang sangat lambat.

Jika gula dalam darah meningkat akan menyebabkan proses penyembuhan luka akibat tergores atau terjatuh berlangsung lebih lama. Lonjakan gula darah bisa mempengaruhi sistem peredarah darah, arteri dan saraf akan terganggu sehingga memperlambat proses penyembuhan luka.

  • Munculnya infeksi vagina dan pada kulit.
  • Penglihatan jadi semakin buruk.
  • Kerusakan saraf sehingga membuat kaki dingin atau tidak sensitif serta baal, hilangnya rambut-rambut di kaki, kegagalan ereksi.
  • Sembelit..

 

Menstabilkan Kadar Gula Darah

Mungkin anda berpikir bagaimana cara menurunkan kadar gula darah, sebenarnya kadar gula darah dapat di atasi dengan mudah dengan cara mengubah pola hidup lebih sehat dan mengetahui tanda-tanda penyakit gula darah tinggi agar lebih waspada. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Diabetes Care (meriset lebih dari 3.000 orang dengan gula darah lebih tinggi) ditemukan bahwa perubahan gaya hidup. Contohnya menurunkan berat badan dan melakukan olahraga cepat selama 150 menit dalam seminggu, mengurangi kejadian diabetes tipe 2 sebesar 58 persen.

Cara ubah gaya hidup bisa dimulai dengan rutinitas aktivitas fisik, tak hanya membantu mempertahankan berat badan yang sehat, ini juga membuat sel Anda lebih sensitif terhadap insulin.

Soal makanan, lebih baik memasak makanan sendiri lebih sering, karena ketika menyiapkan makanan sendiri. Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berapa banyak gula dan menambahkan kalori masuk ke makanan Anda. Dengan begitu anda bisa menghindari tanda-tanda penyakit gula darah tinggi yang sudah dijelaskan.

“Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat atau memilih makanan kaya gula tambahan bisa meningkatkan kadar gula darah Anda,” kata Erin Palinski-Wade, RD, CDE, seorang edukator diabetes bersertifikat di New Jersey.

Sedangkan menurut Jennifer Poste, MD, seorang ahli endokrinologi dan dokter di Rumah Sakit Montefiore New Rochelle di New York, penting untuk rutin mengunjungi dokter untuk mengetahui tanda-tanda penyakit gula darah tinggi.

“Terkadang pasien merasa malu karena gula darahnya tinggi atau karena mereka belum minum obatnya,” kata Jennifer. “Tapi kami di sini untuk membantu mereka dan melakukan diskusi agar mereka bisa mengikuti diet dengan lebih baik dan minum obat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *