Kadar Gula Darah Tinggi Saat Hamil? Berikut Cara kendalikanya

Kadar Gula Darah Tinggi Saat Hamil? Berikut Cara kendalikanya

Mungkin bagi Bunda di luar sana masa kehamilan merupakan masa yang sangat membahagiakan, namun diwaktu yang sama akan sesekali timbul kekhawatiran akan penyakit penyakit yang timbul pasca kehamilan salah satunya yaitu diabetes gestasional. Namun jangan berkecil hati, ada beberapa cara untuk mengendalikan diabetes saat hamil.

Sebelum itu saya akan mengulas, apa itu diabetes gestasional? Diabetes gestasional adalah kondisi kadar gula darah yang tinggi dan terjadi sementara pada masa kehamilan, biasanya muncul setelah 28 minggu, trimester ketiga (hilang setelah melahirkan). Seseorang yang mengalami diabetes tipe ini biasanya akan mempunyai kemungkinan diabetes tipe 2 di masa depan. Karena sebab itulah Bunda hamil perlu memperhatikan kandungan dan porsi makanan selama masa hamil.

Pencegahan Diabetes Pada Masa Kehamilan Bisa di Lakukan Dengan Beberapa Langkah Mudah Berikut Ini

  •  Atur Pola Makan Dengan Makanan Nutrisi Seimbang dan Rajin Berolahraga

Menjaga pola makan yang seimbang pada ibu hamil merupakan salah satu kunci utama mengendalikan diabetes saat hamil. Beberapa makanan berikut ini merupakan makanan yang sangat baik kandungannya untuk mencegah terjadinya diabetes pada ibu hamil :

  • Air putih karena lebih sehat
  • Daging, ayam (kuliat di buang), dan berbagai jenis ikan
  • Buah-buahan 
  • Sayur-sayuran, dan gandum
  • Yogurt dan susu low fat
  • Makan makanan yang tidak berlebihan dan mengandung kalori yang rendah

Sayuran hijau segar yang merupakan sumber folat dan kalsium yang amat baik bagi tubuh Anda dan bayi anda. Sayuran bahkan dapat menekan nafsu makan dan mencegah Anda mengidam konsumsi gula. Namun, jika anda merasa mual menkonsumsi sayuran di masa kehamilan anda, anda juga bisa mengubah sayuran tersebut menjadi jus.

Bagi semua Bunda hamil dan bahkan bagi Bunda yang sedang menjalani program kehamilan, diet yang seimbang dan sehat merupakan hal yang sangat disarankan.  Pola makan yang teratur dan sarapan rutin setiap pagi adalah contoh dari diet yang seimbang dan sehat. Karena menurut penelitian, ternyata wanita yang biasa tidak sarapan saat pagi justru memiliki presentase diabetes saat hamil yang cukup tinggi.

Menjaga tubuh agar selalu sehat dengan berolahraga juga sangat penting untuk kesihatan ibu hamil dan kandunganya. Setidaknya berolahraga minimal 30 menit dalam satu hari, bisa dengan berjalan jalan kecil di pagi hari ataupun dengan beraktifitas ringan di dalam rumah.

Beberapa kegiatan yang harus dihindari selama kehamilan adalah:

  • Olahraga dengan intensitas tinggi.
  • Kegiatan yang mensyaratkan untuk berbaring ( posisi perut dibawah)
  • Kegiatan yang mengandung banyak resiko terjatuh dan resiko yang berbahaya lainya untuk kandungan.
  • Menyelam di bawah air.

Dengan menjaga asupan nutrisi, berat badan sehat dan normal akan mencegah resiko diabetes tipe 2 pada ibu hamil menjadi permanen. Bimbingan dokter juga diperlukan untuk mengurangi berat badan secara bertahap.

  • Selalu Konsultasi Dengan Dokter Anda

Rajin melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter juga merupakan langkah dalam mengendalikan diabetes saat hamil. Pemeriksaan awal diabetes biasanya di lakukan 6 sampai 12 minggu pasca melahirkan. Selanjutnya jika kondisi Anda normal, pemeriksaan lanjutan biasanya dilakukan setiap 3 tahun sekali. Namun jika anda mengalami pradiabetes (gula darah lebih tinggi dari biasanya namun tidak di cap diabetes oleh dokter) disarankan untuk melakukan pemeriksaan setiap tahun.

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk setiap kondisi kesehatan yang anda alami, dan mintalah untuk pengobatan lebih lanjut jika memiliki kemungkinan diabetes dan memiliki berat badan berlebih pasca melahirkan. Obat metformin (untuk mengkontrol kadar gula darah tinggi) kadang juga di gunakan untuk pencegahan diabetes tipe 2.

  • Perencanaan Makanan dan Pencegahan Rasa Mual di Pagi Hari

Bunda harus lebih selektif lagi dengan makanan yang akan di makan, terutama harus membuat perencanaan makanan. Selalu cari tau berapa banyak karbohidrat dalam makanan tersebut dan makan secukupnya jangan berlebihan. Karena hal tersebut dapat meningkatkan resiko kadar gula darah tinggi.

Banyak Bunda mungkin berpikir bahwa untuk memenuhi kebutuhan makanan dua orang adalah dengan cara makan 2x atau lebih banyak dari biasanya. Ini merupakan pemikiran yang salah. Bunda hanya perlu meningkatkan asupan kalori sekitar 300 kalori lebih banyak dari biasanya setiap hari. Disarankan juga konsultasi dengan dokter untuk saran diet pada masa kehamilan, karena pengendalian berat badan agar tidak berlebihan merupakan sesuatu yang penting untuk mengendalikan diabetes saat hamil.

Selain membuat perencanaan makanan, pencegahan rasa mual dapat diatasi dengan cara makan setiap dua – tiga jam pada siang hari. Porsi makan yang sedikit namun sesering mungkin dapat mencegah rasa mual dan menjaga berat badan agar tetap ideal. Satu lagi tips untuk anda, makanlah biskuit asin pada pagi hari sebelum melakukan insulin / meminum pil.

  • Dukungan Keluarga

Dengan dukungan dan bantuan dari orang orang terdekat ibu hamil bisa mengurangi kadar gula darah yang ada. Bantuan dan dukungan dari suami, anak, atau keluarga bisa menjadi obat yang yang paling mujarab dalam melewati masa kehamilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *