6 Jenis Komplikasi Penderita Diabetes

6 Jenis Komplikasi Penderita Diabetes

Seseorang yang menderita diabetes melitus merupakan pasien kadar gula darah tinggi yang sudah kronis. Di tandai dengan kadar gula dalam darah yang tinggi diabetes tipe 2 ini adalah bentuk umum dari diabetes melitus. Penyakit ini benar benar serius dan harus ditangani dengan tepat dan cepat, Karena dapat menyebabkan komplikasi diabetes yang lain.

Penjelasan Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah termasuk dalam diabetes yang tidak tergantung pada insulin atau  dikenal sebagai adult-onset diabetes. Andalah Kondisi ketika tubuh anda memiliki insulin yang jumlahnya cukup namun  tidak bisa menggunakanya dengan baik  dan benar.

Diabetes tipe 2 ini sendiri berbeda dengan diabetes tipe 1, dimana pada diabetes tipe 1 pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Dalam diabetes tipe 2 ini pankreas bekerja secara normal namun tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah untuk gunakan sebagai energi. Sehingga kadar gula dalam darah melonjak naik sangat pesat hingga akhirnya dapat membahayakan tubuh.

Penyakit diabetes tipe 2 seringnya menyerang orang dewasa dengan umur 40 tahun atau lebih. Namun remaja juga memiliki resiko terkena diabetes tipe 2 jika memiliki riwayat obesitas pada saat anak anak.

Penyebab diabetes tipe 2

Kita akan sedikit membahas tentang metabolisme glukosa dalam tubuh. Pertama makanan yang anda makan akan menjadi glukosa (sumber energi utama bagi sel sel di dalam tubuh). Hal tersebut bisa dilalui karena air ludah dan zat zat kimia dalam tubuh yang mengolahnya. Di dalam hati manusia juga menyimpan sejumlah glukosa, namun di dalam hati menyimpannya dalam bentuk glikogen. Glikogen inilah yang nantinya akan di jadikan sumber energi cadangan jika kadar gula dalam darah rendah. glikogen tersebut akan di olah dan di ubah menjadi glukosa.

Dalam pemrosesanya diperlukan sebuah hormon bernama insulin yang di produksi oleh pankreas. kerja insulin sendiri yaitu sebagai pengantar aliran darah yang menyerap gula dan membawanya ke sel yang membutuhkan.

Ketika pankreas menerima sinyal glukosa berada dalam darah, maka pankreas akan menghasilkan insulin lebih banyak. Insulin akan otomatis mengurangi kadar gula dalam darah ketika mendeteksi glukosa sudah memasuki sel tubuh. Pankreas pun mengurangi produksi insulin.

Hormon tidak akan bisa membantu sel untuk mengubah glukosa menjadi energi, jika sel tidak mengenali insulin. Itu akan berakibat glukosa atau kadar gula darah akan terus berdiam di satu tempat (di dalam darah) dan lama kelamaan akan menumpuk. Keadaan glukosa yang menumpuk akan membuat pankreas berusaha lebih keras untuk menghasilkan insulin yang lebih banyak. Insulin yang banyak tadi akan membuat tubuh tidak bisa menggunakan nya untuk menyerap glukosa. Itu semua adalah yang menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2.  Namun yang pasti, pengaruh terjadinya diabetes tipe 2 adalah obesitas. karena obesitas sendiri sangat kerap dengan timbulnya berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2.

Komplikasi Diabetes

Bagi penderita diabetes, selain mendapat kadar gula darah yang tinggi, penderita juga akan di bayangi oleh komplikasi penyakit lain. Salah satu komplikasi yang tidak bisa di kontrol baik itu bagi penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2 adalah nekrosis. Nekrosis sendiri merupakan komplikasi yang dapat membuat penderitanya lumpuh. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat tubuh penderita akan tidak mampu mengkontrol dan menggunakan glukosa dalam darah. Bagian tubuh bawah seperti kaki paling sering mengalami ini, dan bagian tersebut akan mati secara perlahan.

Selain nekrosis ada penyakit komplikasi lain yaitu ketoasidosis diabetik. Dimana dalam penyakit tersebut zat keton menumpuk dalam darah, zat keton tersebut akan mengubah darah menjadi asam. Kondisi tersebut sangat berbahaya jika tidak di tangani oleh ahli medis secara cepat, karena dapat mempengaruhi organ penting seperti otak.

Beberapa Komplikasi Diabetes Lain Yang Juga Berbahaya :

  • Neuropati

Kadar gula darah yang menimbun banyak akan sangat berbahaya bagi pembuluh darah kecil atau kapiler. Kapiler yang tugasnya menutrisi syaraf manusia ini jika terganggu maka akan menyebabkan mati rasa, kesemutaan, rasa nyeri dan terbakar terutama di bagian kaki yang bisa menjalar ke bagian atas.

Mati rasa di salah satu atau kedua kaki merupakan akibat kadar gula darah yang tinggi dan tak terkontrol. Kerusakan berkelanjutan pada syaraf dapat mempengaruhi saluran pencernaan dan menyebabkan beberapa masalah seperti diare, mual, muntah. Bahkan pria bisa saja mengalami disfungsi ereksi.

  • Infeksi kulit dan bakteri dan jamur

Infeksi bakteri dan jamur lebih rentan terkena pada orang orang dengan latar belakang penderita diabetes.

  • Kardiopati

Komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes adalah bermacam macam gangguan kardiovaskuler. Contoh beberapa adalah penyakit arteri koroner nyeri di dada atau angina, stroke, jantung, tekanan darah tinggi, dan penyempitan arteri atau aterosklerosis.

  • Nefropati

Diabetes punya resiko membahayakan sistem penyaringan halus gugusan pembuluh darah yang di miliki ginjal. kerusakan gugusan darah tersebut dapat mengakibatkan terjadinya penyakit gagal ginjal atau penyakit ginjal stadium akhir. Walaupun dapat di pulihkan, pengobatan hanya bisa dilakukan dengan transplantasi ginjal atau melakukan dialisis.

    • Komplikasi Kehamilan

    Bagi ibu hamil, diabetes juga sangat berbahaya tidak hanya bagi ibu hamil itu sendiri namun juga bayi nya. Banyak sekali resiko yang di timbulkan mulai dari cacat lahir, keguguran, dan gangguan kehamilan lain jika kadar gula darah tidak di kontrol.

    • Kerusakan kaki

    Kerusakan pada syaraf yang diakibatkan oleh diabetes, dapat menimbulkan resiko komplikasi penyakit pada kaki. Yang mana jika terdapat luka atau goresan dapat menjadi infeksi parah yang dapat berakhir dengan amputasi kaki, jika pengobatan tidak tepat.

    Baca Juga :

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *