Apa Itu Diabetes Kering dan Basah? Kenali Perbedaanya!

Apa Itu Diabetes Kering dan Basah? Kenali Perbedaanya!

Sering sekali muncul istilah “diabetes kering” dan “diabetes basah” di dalam masyarakat. Sering kali juga masyarakat mengkatagorikan diabetes kering dan basah berdasarkan kondisi luka yang dialami penderita kadar gula darah tinggi atau diabetes tersebut. Dalam dunia medis sendiri pembedaan diabetes kering dan basah itu sebenarnya tidak ada.

Diabetes Kering dan Diabetes Basah

Pembedaan diabetes kering dan diabetes basah di latar belakangi oleh kondisi penderita diabetes melitus, dan perbedaan kadar gula darah pada penderita. Istilah kadar gula darah tinggi dan kencing manis juga sering di gunakan oleh masyarakat yang mana sebenarnya istilah tersebut merujuk pada penyakit diabetes.

Diabetes kering, saat penderita diabetes kering mengalami luka luar, lukanya lebih cepat kering dan sembuh, karena penderira diabetes kering memiliki kadar gula yang lebih rendah.

Diabetes basah, diabetes basah adalah kebalikan dari diabetes kering, luka luar yang di alami penderita diabetes basah akan susah sembuh dikarenakan kadar gula darah yang sangat tinggi.

Kesimpulanya, masyarakat membedakan type diabetes basah dan kering berdasarkan luka luar yang di derita penderita diabetes tersebut. Diabetes kering lukanya kering sedangkan diabetes basah lukanya akan selalu terlihat basah karena terkadang ada nanah di atas luka penderita.

Dalam istilah medis sendiri tidak ada istilah diabetes kering dan diabetes basah. Jika di dalam dunia medis, diabetes ada 4 jenis diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes gestasional, dan diabetes tipe lain.

Penjelasan Diabetes Kering dan Diabetes Basah

Diabetes kering

Penderita diabetes kering dengan hiperglikemia berkepanjangan akan berakibat kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan pada pembuluh darah akan berakibat menghambat sirkulasi darah dan menghambat penyembuhan pada luka (luka jadi sulit sembuh).

Luka pada penderita diabtes kering, cenderung lambat untuk sembuh dan kecendrungan kesembuhan yang lambat akan berakibat matinya jaringan di sekitar luka. Semua hal diatas terjadi karena terhambatnya oksigen dan nutrisi ke jaringan sekitar luka  karena sirkulasi darah yang terganggu.

Pada penderita diabetes kering, tubuhnya akan menggunakan lemak sebagai pengganti tenaga. Oleh karena itu kebanyakan penderita diabetes kering memiliki tubuh yang berangsur angsur semakin kurus.

Diabetes Basah

Penderita diabetes basah adalah lanjutan dari diabetes kering dan merupakan diabetes tipe 2 (diabetes tahap lanjutan). Karena ini merupakan tahap lanjutan maka kondisinya tidak jauh berbeda dengan diabetes kering, namun dalam diabetes basah kadar gula darahnya lebih tinggi dari diabetes kering.

Biasanya diabetes basah lebih banyak diderita oleh orang dengan obesitas (berat badan berlebih) dan kebanyakan penderitanya adalah golongan lansia. Luka diabetes basah akan selalu basah dan sulit sembuh karena kadar gula darah yang tinggi. Infeksi pada luka biasanya diakibatkan oleh bakteri bakteri clostridium perfringens atau bacillus fusiformis. Infeksi oleh bakteri tersebut juga bisa terjadi pada jaringan syaraf, jaringan otot, dan jaringan kulit.

Pada penderita diabetes, bagian kaki mungkin adalah bagian yang paling sering terdapat infeksi. Namun sebenarnya infeksi tersebut bisa menjangkit daerah lain terutama daerah lembab seperti usus, mulut, vulva, serviks, dan paru paru.

Setiap luka yang di derita penderita diabetes basah akan sangat susah sekali untuk sembuh dan mengering. Luka mereka akan selalu basah dan akan memburuk dari waktu ke waktu.

Luka yang sudah terinfeksi oleh bakteri clostridium perfringens atau bacillus fusiformis akan membuatnya semakin parah dari waktu ke waktu. Butuh penanganan yang cepat oleh tenaga medis, karena jika dibiarkan terlalu parah lukanya akan membusuk dan bagian luka yang membusuk tersebut harus di amputasi (prosedur operasi untuk menghilangkan atau memotong salah satu bagian tubuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *