Kayu Manis Menurunkan Gula Darah dan Melawan Diabetes

Kayu Manis Menurunkan Gula Darah dan Melawan Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang ditandai oleh tingginya gula darah. Jika tidak terkontrol dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung, penyakit ginjal dan kerusakan saraf. Perawatan seringkali termasuk obat-obatan dan suntikan insulin, tetapi banyak juga yang tertarik pada makanan yang dapat membantu menurunkan gula darah. Salah satu contohnya adalah kayu manis. Bumbu yang biasa digunakan yang ditambahkan ke hidangan manis dan gurih di seluruh dunia. Ini memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk menurunkan gula darah dan membantu mengelola diabetes. Artikel ini memberi tahu Anda segala yang perlu Anda ketahui tentang cara menurunkan gula darah dengan kayu manis dan pengaruhnya terhadap kontrol gula darah dan diabetes.

Apa Itu Kayu Manis?

Kayu manis adalah rempah aromatik yang berasal dari kulit beberapa spesies pohon Cinnamomum.

Anda mungkin biasanya mencampurkan kayu manis dengan roti gulung atau sereal sarapan pagi. Namun sebenarnya kayu manis telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional dan pengawetan makanan. Untuk mendapatkan kayu manis, kulit kayu bagian dalam pohon Cinnamomum harus dilepas. Kulit kayu kemudian mengalami proses pengeringan yang membuatnya tergulung dan terbentuk batang kayu manis, atau menghasilkan duri, yang dapat diproses lebih lanjut menjadi kayu manis bubuk.

  • Kayu Manis Mengandung Antioksidan Yang Memberikan Banyak Manfaat Kesehatan

Pandangan sekilas pada fakta-fakta nutrisi kayu manis, mungkin akan membuat Anda tidak percaya bahwa itu adalah makanan super. Namun kayu manis tidak banyak mengandung vitamin atau mineral. Kayu manis lebih banyak mengandung antioksidan, yang banyak manfaatnya bagi kesehatan. Faktanya, suatu kelompok ilmuwan membandingkan kandungan antioksidan dari 26 bumbu dan rempah yang berbeda dan menyimpulkan bahwa kayu manis memiliki jumlah antioksidan tertinggi kedua di antara mereka (setelah cengkeh).

Antioksidan juga penting karena mereka membantu tubuh mengurangi stres oksidatif, sejenis kerusakan sel, yang disebabkan oleh radikal bebas. Satu studi menjelaskan, cara menurunkan gula darah dengan kayu manis menunjukkan bahwa mengonsumsi 500 mg ekstrak kayu manis setiap hari selama 12 minggu dapat menurunkan penanda stres oksidatif sebesar 14% pada orang dewasa dengan prediabetes. Ini penting, karena stres oksidatif telah terlibat dalam perkembangan hampir setiap penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2.

RINGKASAN:
Kayu manis tidak mengandung banyak vitamin atau mineral, tetapi sarat dengan antioksidan yang mengurangi stres oksidatif. Kayu manis berpotensi melindungi dari diabetes.

  • Dapat Meniru Insulin dan Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Ini kusus untuk mereka yang menderita diabetes, baik yang pankreasnya tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau sel-sel nya tidak merespons insulin dengan benar, yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Kayu manis dapat membantu menurunkan gula darah dan melawan diabetes dengan meniru efek insulin dan meningkatkan transpor glukosa ke dalam sel.

Kayu manis ini juga dapat membantu menurunkan gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Membuat insulin lebih efisien dalam memindahkan glukosa ke dalam sel. Suatu penelitian terhadap tujuh pria menunjukkan bahwa cara menurunkan gula darah dengan kayu manis adalah mengonsumsi kayu manis meningkatkan sensitivitas insulin segera setelah dikonsumsi. Dengan efek yang bertahan setidaknya 12 jam. Dalam studi lain, delapan pria juga menunjukkan peningkatan sensitivitas insulin setelah dua minggu suplementasi dengan kayu manis.

RINGKASAN:
Kayu manis dapat menurunkan gula darah dengan bertindak seperti insulin dan meningkatkan kemampuan insulin untuk memindahkan gula darah ke dalam sel.

  • Dapat Menurunkan Risiko Komplikasi Diabetes Umum

Rempah rempah ini  juga menghasilkan lebih dari sekadar menurunkan gula darah puasa dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Kayu manis juga dapat menurunkan risiko komplikasi diabetes yang umum. Orang dengan diabetes memiliki dua kali risiko penyakit jantung dibandingkan orang yang tidak menderita diabetes. Kayu manis dapat membantu menurunkan risiko ini dengan meningkatkan faktor risiko penyakit jantung.

Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa cara menurunkan gula darah dengan kayu manis adalah dengan menambahkan dua gram kayu manis dalam makanan selama 12 minggu, akan secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Menariknya, diabetes juga semakin terlibat dalam perkembangan penyakit Alzheimer dan demensia lainnya. Dengan banyak orang sekarang menyebut penyakit Alzheimer sebagai “diabetes tipe 3”. Studi menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis dapat menurunkan kemampuan dua protein – beta-amiloid dan tau – untuk membentuk plaques dan tangles, yang secara rutin terkait dengan perkembangan penyakit Alzheimer.

Namun, penelitian ini hanya diselesaikan pada tabung reaksi dan hewan. Penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.

RINGKASAN:
Kayu manis dapat membantu menurunkan risiko penyakit yang berhubungan dengan diabetes, seperti penyakit jantung dan penyakit Alzheimer.

  • Menurunkan Gula Darah Setelah Makan

Tergantung pada ukuran makanan dan berapa banyak karbohidrat yang dikandungnya, kadar gula darah dapat naik secara dramatis setelah Anda makan. Fluktuasi gula darah ini dapat meningkatkan tingkat stres oksidatif dan peradangan, yang cenderung melakukan banyak kerusakan pada sel-sel tubuh Anda. Dapat juga memiliki resiko penyakit kronis.

Kayu manis dapat membantu menjaga lonjakan gula darah ini setelah makan. Beberapa peneliti mengatakan hal ini dilakukan dengan memperlambat laju makanan yang keluar dari perut Anda. Satu studi menemukan bahwa cara menurunkan gula darah dengan kayu manis adalah dengan mengkonsumsi 1,2 sendok teh (6 gram) kayu manis dengan sajian puding beras menyebabkan pengosongan lambung yang lebih lambat dan menurunkan kadar gula darah daripada makan puding beras tanpa kayu manis.

Studi lain menunjukkan bahwa itu dapat menurunkan gula darah setelah makan dengan memblokir enzim pencernaan yang memecah karbohidrat di usus kecil.

RINGKASAN:
Kayu manis dapat menurunkan gula darah setelah makan, mungkin dengan memperlambat pengosongan perut dan memblokir enzim pencernaan.

Garis bawah
Banyak penelitian menunjukkan bahwa kayu manis memiliki kemampuan untuk menurunkan gula darah dan membantu menangani komplikasi diabetes yang umum, di antara manfaat kesehatan lainnya.

Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen kayu manis atau menambahkannya ke makanan Anda untuk membantu menurunkan gula darah, sebaiknya gunakan Ceylon dan bukan Cassia.

Mungkin lebih mahal, tetapi kayu manis Ceylon mengandung lebih banyak antioksidan dan jumlah kumarin yang lebih rendah, yang berpotensi menyebabkan kerusakan hati. Dan mungkin lebih baik tidak menkonsumsi melebihi 0,5-1 gram Cassia setiap hari.

Baca Juga :

Cara Menurunkan Kadar Gula Pada Nasi

Cara Menurunkan Kadar Gula Pada Nasi

Bagi sebagian besar orang Indonesia, belum komplit rasanya jika makan belum menggunakan nasi. Bahkan makanan makanan yang sudah mengenyangkan tanpa nasi pun masih juga di tambah dengan nasi, contohnya adalah mie. Walaupun nasi menjadi makanan wajib bagi kebanyakan orang, namun ada beberapa orang yang tidak diperbolehkan untuk memakan nasi, yaitu orang dengan penderita diabetes. Karena dalam nasi terdapat banyak kandungan gula dan kalori yang berbahaya bagi penderita kadar gula darah tinggi.

Sebagai gantinya beberapa orang dan penderita diabetes mengganti nasi putih dengan nasi merah atau gandum sebagai makanan utamanya. Namun bagi yang sudah terbiasa dengan nasi putih, ada beberapa cara untuk memasaknya. Terutama agar nasi putih yang dimasak nanti baik bagi tubuh dan memiliki kandungan kalori yang rendah. Cocok untuk penderita diabetes.

Kalori Pada Nasi Putih

Apa yang membuat nasi putih di jauhi oleh orang orang pengidap diabetes dan obesitas? Nasi putih cenderung di jauhi karena kandungan kalori nya yang besar, yaitu 206 kalori per cangkir beras. Dan  juga karbohidrat sebesar 45 gram per cangkir beras. Kalori dari karbohidrat tersebut lah yang akan di olah oleh tubuh menjadi sebuah energi. Jika terdapat energi berlebih, kalori dan karbohidrat akan di simpan oleh tubuh menjadi gula. Itulah kenapa penderita diabetes harus lebih serius dalam mengkontrol kadar gula darah dan asupan makananya.

Untuk orang yang tidak terbiasa dengan nasi merah maupun gandum, ada sebuah penelitian yang di lakukan Dr. Pushparajah Thavarajah, yang menyatakan bahwa nasi putih dapat di kurangi jumlah pati yang tidak sehat di dalamnya jika nasi tersebut direbus dengan sebuah teknik khusus.
Pati dalam nasi sendiri ada dua jenis yaitu pati yang mudah di cerna dan pati yang tidak mudah di cerna. Sedangkan tubuh kita hanya bisa mencerna jenis yang pertama. sedangkan jenis yang kedua tubuh kita tidak dapat mencerna dan memecah pati itu menjadi gula yang dapat diserap tubuh. Jika kita dapat mengolah dan memasak nasi dengan pati yang tidak dapat di cerna tersebut, kita dapat mengatasi masalah gula darah yang di sebabkan jika kita mengkonsumsi nasi tersebut.

Memasak Nasi Yang Rendah Kalori

Nasi yang rendah kalori tersebut didapat dari lemak pencipta pati yang tidak dapat dicerna. Lemak tersebut dapat di dapat dengan mudah dari minyak kelapa murni. Untuk membuatnya sendiri terdapat beberapa cara yang cukup mudah :
  • Siapkan beras yang sudah di cuci seperti saat memasak
  • Tambah minyak kelapa murni dalam beras sekitar 3 persen dari total berat beras
  • Masak beras sekitar 40 menit sampai matang
  • Ketika sudah matang masukan nasi ke kulkas selama 12 jam
  • Nasi siap di hidangkan
Nasi yang dimasak dengan cara ini klaimnya akan lebih sehat 50% dibanding yang dimasak dengan cara pada umumnya. Dengan cara masak ini dapat mengurangi 10x kadar pati yang  diubah jadi glukosa tubuh dan menurunkan kadar kalori di dalamnya. Walaupun terlihat merepotkan, namun cari ini sangat bagus bagi penderita diabetes yang ingin makan nasi namun kawatir dengan kandungan gula dan kalori di dalamnya. Sebelum di makan pun nasi rendah kadar gula tersebut wajib di simpan 12 jam dulu dalam kulkas sebelum dapat di konsumsi.
Hanya karena nasi tersebut kandungan gula nya tidak sebanyak nasi putih biasa, namun penderita diabetes tidak boleh makan terlalu banyak. selalu imbangi dengan makanan yang kaya serat dan aman bagi penderita diabetes dan olahraga teratur.
6 Jenis Komplikasi Penderita Diabetes

6 Jenis Komplikasi Penderita Diabetes

Seseorang yang menderita diabetes melitus merupakan pasien kadar gula darah tinggi yang sudah kronis. Di tandai dengan kadar gula dalam darah yang tinggi diabetes tipe 2 ini adalah bentuk umum dari diabetes melitus. Penyakit ini benar benar serius dan harus ditangani dengan tepat dan cepat, Karena dapat menyebabkan komplikasi diabetes yang lain.

Penjelasan Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah termasuk dalam diabetes yang tidak tergantung pada insulin atau  dikenal sebagai adult-onset diabetes. Andalah Kondisi ketika tubuh anda memiliki insulin yang jumlahnya cukup namun  tidak bisa menggunakanya dengan baik  dan benar.

Diabetes tipe 2 ini sendiri berbeda dengan diabetes tipe 1, dimana pada diabetes tipe 1 pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Dalam diabetes tipe 2 ini pankreas bekerja secara normal namun tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah untuk gunakan sebagai energi. Sehingga kadar gula dalam darah melonjak naik sangat pesat hingga akhirnya dapat membahayakan tubuh.

Penyakit diabetes tipe 2 seringnya menyerang orang dewasa dengan umur 40 tahun atau lebih. Namun remaja juga memiliki resiko terkena diabetes tipe 2 jika memiliki riwayat obesitas pada saat anak anak.

Penyebab diabetes tipe 2

Kita akan sedikit membahas tentang metabolisme glukosa dalam tubuh. Pertama makanan yang anda makan akan menjadi glukosa (sumber energi utama bagi sel sel di dalam tubuh). Hal tersebut bisa dilalui karena air ludah dan zat zat kimia dalam tubuh yang mengolahnya. Di dalam hati manusia juga menyimpan sejumlah glukosa, namun di dalam hati menyimpannya dalam bentuk glikogen. Glikogen inilah yang nantinya akan di jadikan sumber energi cadangan jika kadar gula dalam darah rendah. glikogen tersebut akan di olah dan di ubah menjadi glukosa.

Dalam pemrosesanya diperlukan sebuah hormon bernama insulin yang di produksi oleh pankreas. kerja insulin sendiri yaitu sebagai pengantar aliran darah yang menyerap gula dan membawanya ke sel yang membutuhkan.

Ketika pankreas menerima sinyal glukosa berada dalam darah, maka pankreas akan menghasilkan insulin lebih banyak. Insulin akan otomatis mengurangi kadar gula dalam darah ketika mendeteksi glukosa sudah memasuki sel tubuh. Pankreas pun mengurangi produksi insulin.

Hormon tidak akan bisa membantu sel untuk mengubah glukosa menjadi energi, jika sel tidak mengenali insulin. Itu akan berakibat glukosa atau kadar gula darah akan terus berdiam di satu tempat (di dalam darah) dan lama kelamaan akan menumpuk. Keadaan glukosa yang menumpuk akan membuat pankreas berusaha lebih keras untuk menghasilkan insulin yang lebih banyak. Insulin yang banyak tadi akan membuat tubuh tidak bisa menggunakan nya untuk menyerap glukosa. Itu semua adalah yang menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2.  Namun yang pasti, pengaruh terjadinya diabetes tipe 2 adalah obesitas. karena obesitas sendiri sangat kerap dengan timbulnya berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2.

Komplikasi Diabetes

Bagi penderita diabetes, selain mendapat kadar gula darah yang tinggi, penderita juga akan di bayangi oleh komplikasi penyakit lain. Salah satu komplikasi yang tidak bisa di kontrol baik itu bagi penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2 adalah nekrosis. Nekrosis sendiri merupakan komplikasi yang dapat membuat penderitanya lumpuh. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat tubuh penderita akan tidak mampu mengkontrol dan menggunakan glukosa dalam darah. Bagian tubuh bawah seperti kaki paling sering mengalami ini, dan bagian tersebut akan mati secara perlahan.

Selain nekrosis ada penyakit komplikasi lain yaitu ketoasidosis diabetik. Dimana dalam penyakit tersebut zat keton menumpuk dalam darah, zat keton tersebut akan mengubah darah menjadi asam. Kondisi tersebut sangat berbahaya jika tidak di tangani oleh ahli medis secara cepat, karena dapat mempengaruhi organ penting seperti otak.

Beberapa Komplikasi Diabetes Lain Yang Juga Berbahaya :

  • Neuropati

Kadar gula darah yang menimbun banyak akan sangat berbahaya bagi pembuluh darah kecil atau kapiler. Kapiler yang tugasnya menutrisi syaraf manusia ini jika terganggu maka akan menyebabkan mati rasa, kesemutaan, rasa nyeri dan terbakar terutama di bagian kaki yang bisa menjalar ke bagian atas.

Mati rasa di salah satu atau kedua kaki merupakan akibat kadar gula darah yang tinggi dan tak terkontrol. Kerusakan berkelanjutan pada syaraf dapat mempengaruhi saluran pencernaan dan menyebabkan beberapa masalah seperti diare, mual, muntah. Bahkan pria bisa saja mengalami disfungsi ereksi.

  • Infeksi kulit dan bakteri dan jamur

Infeksi bakteri dan jamur lebih rentan terkena pada orang orang dengan latar belakang penderita diabetes.

  • Kardiopati

Komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes adalah bermacam macam gangguan kardiovaskuler. Contoh beberapa adalah penyakit arteri koroner nyeri di dada atau angina, stroke, jantung, tekanan darah tinggi, dan penyempitan arteri atau aterosklerosis.

  • Nefropati

Diabetes punya resiko membahayakan sistem penyaringan halus gugusan pembuluh darah yang di miliki ginjal. kerusakan gugusan darah tersebut dapat mengakibatkan terjadinya penyakit gagal ginjal atau penyakit ginjal stadium akhir. Walaupun dapat di pulihkan, pengobatan hanya bisa dilakukan dengan transplantasi ginjal atau melakukan dialisis.

    • Komplikasi Kehamilan

    Bagi ibu hamil, diabetes juga sangat berbahaya tidak hanya bagi ibu hamil itu sendiri namun juga bayi nya. Banyak sekali resiko yang di timbulkan mulai dari cacat lahir, keguguran, dan gangguan kehamilan lain jika kadar gula darah tidak di kontrol.

    • Kerusakan kaki

    Kerusakan pada syaraf yang diakibatkan oleh diabetes, dapat menimbulkan resiko komplikasi penyakit pada kaki. Yang mana jika terdapat luka atau goresan dapat menjadi infeksi parah yang dapat berakhir dengan amputasi kaki, jika pengobatan tidak tepat.

    Baca Juga :

    Teh Jenis Ini Ternyata Dapat menurunkan kadar gula darah!

    Teh Jenis Ini Ternyata Dapat menurunkan kadar gula darah!

    Meminum teh setiap pagi diyakini merupakan sebuah aktifitas yang sehat. Sekalipun anda merupakan penderita diabetes, teh merupakan minuman yang bagus untuk anda. Karena teh sendiri dapat mengatur metabolisme kadar gula darah penderita diabetes dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun apakah memang semua teh bagus untuk penderita diabetes?

    Seperti Apa Manfaat Teh Hijau?

    Bagi penderita diabetes, tiap hari pasti penuh dengan rasa was was akibat tuntutan penyakit agar selalu menjaga kadar gula darah tetap normal. Namun hanya karena anda menderita diabetes bukan berarti anda sudah tidak boleh makan dan minum enak. Ada beberapa makanan dan minuman yang juga baik di konsumsi oleh penderita diabetes sekalipun, salah satunya adalah teh.

    Selain enak, teh juga mengandung bahan bahan yang baik untuk penderita diabetes. Ada banyak sekali jenis teh, namun disini kita akan membahas tentang teh hijau. Menurut penelitian oleh Diabetes and Metabolism Journal pada tahun 2013, peminum teh hijau berkemungkinan terkena diabetes type 2  tiga puluh tiga persen lebih kecil dibanding orang yang kurang meminum teh hijau dalam seminggu.

    Menurut seorang ahli jantung dan kepala kesehatan jantung wanita, Suzanne Steinbaum, mengatakan teh, terutama jenis teh hijau melalui reaksi biokimia.  dapat membantu sel menjadi lebih sensitif sehingga membuat tubuh lebih mampu mengatasi gula lebih baik. Teh hijau juga mengandung zat zat baik untuk diabetesi  karena membantu sistem metabolisme tubuh untuk berfungsi dengan lebih baik.

    Seperti yang pernah kita dengan di tv tv, bahwa banyak teh hijau itu mengandung polifenol. Sebenarnya polifenol itu apa? polifenol itu merupakan zat antioksidan yang sebenarnya dapat di temukan pada setiap tanaman. polifenol sendiri dapat membantu stess oksidatif. yaitu sebuah kondisi di mana jumlah radikal bebas yang ada di dalam tubuh kita, melebihi kapasitasnya untuk menetralkan. Dan ketika stress oksidatif kadarnya cukup tinggi, akan berakibat intensitas proses oksidasi sel tubuh yang normal berubah menjadi semakin tinggi dan menyebabkan kerusakan yang lebih banyak.

    Sedangkan polifenol akan membantu melawan kerusakan tersebut. polifenol sendiri juga membantu pelebaran arteri atau vasodilatasi yang dapat mencegah penggumpalan darah dalam tubuh. Dapat juga mengurangi kolestrol dan menurunkan tekanan darah yang ada dalam tubuh. Resiko komplikasi penyakit jantung yang di derita penderita diabetes juga dapat di tangani oleh kandungan polifenol pada teh hijau. Jadi selain dapat mengatur kadar gula darah yang ada dalam tubuh, polifenol juga dapat membantu mengendalikan diabetes.

    Memilih Teh Yang Sehat Untuk Penderita Diabetes

    Teh sebenarnya ada banyak sekali jenisnya ada teh hitam, teh herbal, teh oolong dan lainya. namun yang akan kita bahas kali ini adalah teh hijau. Kenapa teh hijau? karena di banding yang lain teh ini lebih banyak mengandung polifenol yang amat baik untuk tubuh manusia. Terutama bagi penderita diabetes.

    Kenapa hanya teh hijau yang memiliki kadar polifenol lebih tinggi dibanding teh teh yang lain? Karena teh hijau terbuat dari daun teh yang tidak di fermentasikan. berbeda dengan teh teh lainya yang harus melalui proses fermentasi. Dari situlah kenapa teh hijau lebih spesial di banding yang lain. Dalam beberapa penelitian pun teh hijau dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

    Jika ingin menambahkan gula pada teh hijau setidaknya menggunakan gula yang mengandung rendah kalori. Dan kandungan kromium untuk meningkatkan fungsi insulin di dalam tubuh penderita. Dapat juga bermanfaat unutuk membantu pendererita diabetesi dalam mengantrol gula darahnya.

    Jenis teh nya sendiri ada beberapa yang dapat anda beli di luar sana. terdapat beberapa bentuk, ada yang teh tubruk, teh bubuk, atau teh celup. Disarankan untuk lebih memilih teh tubruk karena lebih alami dan anda tidak perlu kawatir dengan kandungan dialamnya. Namun sebagai penderita diabetes anda juga harus selalu berjaga jaga dengan seiap kandunganya.

    Baca Juga :

    Apakah Puasa Bisa Sembuhkan Diabetes?

    Apakah Puasa Bisa Sembuhkan Diabetes?

    Banyak penderita diabetes yang awam di luar sana, berpikiran bahwa mengurangi asupan makan berat atau manis dengan akan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dengan signifikan. Apakah puasa sembuhkan diabetes? Sepertinya itu semua tidak sepenuhnya benar.

    Kata orang puasa sembuhkan diabetes. Padahal ketika anda berpuasa atau mengurangi asupan makan kadar gula darah memang turun. Namun jika penderita terus tidak makan selama berjam jam bahkan lebih, sangat besar kemungkinan kadar glukosa anda akan naik dengan sangat signifikan dan menumpuk di dalam darah. Ini merupakan hal yang bisa berakibat sangat fatal dan dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain yang lebih parah. Contohnya komplikasi penyakit jantung, koma, hingga resiko kematian.

    Makanan Tidak Teratur Menyebabkan Kadar Gula Darah Naik Dengan Signifikan

    Tubuh manusia itu membutuhkan cadangan glukosa atau gula untuk dapat berfungsi secara optimal. Glukosa atau gula tersebut juga di butuhkan sel sel dalam tubuh kira untuk di olah menjadi energi. Kandungan glukosa atau gula bisa didapatkan dalam makanan sehari hari contohnya roti, nasi, kentang, buah, dan susu. Cadangan karbohidrat dalam tubuh juga bisa menjadi glukosa yang bernama glikogen.

    Karbohidrat tadi lalu di pecah oleh tubuh menjadi glukosa yang mana di antarkan ke setiap sel di dalam tubuh melewati aliran darah. Namun untuk tubuh bisa menggunakan glukosa, tubuh memerlukan insulin yang fungsinya sebagai pengangkut glukosa dari darah menuju sel. Insulin sendiri merupakan hormon yang di produksi oleh pankreas.

    Sedangkan puasa diabetes itu tidak makan selama sekitar delapan jam. Bahkan tanpa puasa seperti itu rata rata tubuh pasien diabetes memang tidak mampu memproduksi cukup insulin yang di perlukan oleh tubuh, atau tidak dapat menggunakan insulin dalam tubuh dengan baik. Karena kurangnya insulin.  Itu semua mengakibatkan kurangnya glukosa yang masuk ke dalam sel. ini menyebabkan sel sel di dalam tubuh pasien menjadi kelaparan.

    Sel yang sudah kelaparan tadi akan membakar simpanan lemak untuk memperoleh glukosa. Namun karena tubuh tidak mempunyai insulin yang cukup, glukosa tidak dapat masuk ke dalam tubuh. itu semua akan berakibat penumpukan glukosa dalam darah, dan membuat kadar gula darah meningkat dengan signifikan yang biasa di sebut juga dengan hiperglikemia.  Penumpukan gula darah merupakan komplikasi yang biasa di temukan dan dapat berakibat fatal.

    Hiperglikemia yang di Sebabkan Oleh Puasa Diabetes Dapat berakibat Fatal

    Saat cadangan lemak habis karena selalu melewatkan waktu makan, sel sel tubuh akan menggunakan cadangan selain lemak, untuk mendapatkan energi, contohnya otot.

    Namun, tetap saja, akibat insulin yang kurang glukosa akan tetap menumpuk di dalam darah dan kadar gula darah anda akan melonjak derastis dan mengalami hiperglikemia. Kandungan gula darah yang menumpuk di dalam darah akan mengubah darah menjadi terasa manis dan kental. Kelebihan gula pun akan di buang melalui air seni atau urin, yang memicu pengurasan cairan tubuh penderita diabetes dalam jumlah besar.

    Tubuh akan melakukan proses ketoasidosis diabetik ketika semua sel telah di habiskan. Ketoasidosis diabetik sendiri akan menghasilkan asam beracun yang biasanya di sebut keton. Butuh penanganan medis juga sudah sampai tahap ini, karena ketoasidosis diabetik sendiri dapat menyebabkan koma, dehidrasi kronis atau yang paling buruk, kematian pada pasien.

    Dengan sekian banyak resiko yang di timbulkan puasa, penderita diabetes sangat tidak dianjurkan untuk melewatkan makan untuk waktu yang lama. Ataupun dengan berpuasa ( baik berupa puasa diabetes, senin kamis, dan lain lain). Itu akan membuktikan “puasa sembuhkan diabetes” merupakan mitos. Karena puasa bagi penderita diabetes melitus tidak akan menyembuhkan kadar gula yang tinggi. Melainkan hanya menambah daftar penyakit komplikasi dan resiko kematian.

    Pilihlah Metode Penurunan Gula Darah Yang Lebih Aman

    Bagi pasien diabetes, sebaiknya menjauhi keyakinan “puasa sembuhkan diabetes” karena akan sangat berbahaya untuk kesehatan diri kedepanya. Penderita diabetes alangkah lebih baik untuk selalu menjaga kadar gula darahnya dengan makan yang teratur dan penuh nutrisi. Selalu dengar anjuran dokter saat dokter memberikan insulin atau obat obatan lain yang di berikan dan rajin untuk meminumnya.

    Bahkan ketika gula darah sedang stabil, pasien diabetes dianjurkan dianjurkan selalu menjaga pola makan, dan rajin  mengkonsumsi obat/ insulin sesuai petunjuk dokter.

    Baca Juga :