5 Olahraga yang terbukti efektif menurunkan kadar gula darah!

5 Olahraga yang terbukti efektif menurunkan kadar gula darah!

Bagi penderita diabetes, selain mengawasi porsi makan dengan yang lebih bergizi, olahraga juga menjadi bagian penting untuk menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali. Olahraga untuk menurunkan gula darah sendiri dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Namun tidak semua olahraga direkomendasikan untuk penderita diabetes. Inilah beberapa olahraga yang sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes.

Olahraga Untuk Menurunkan Gula Darah

Olahraga merupakan hal yang sangat penting, bukan hanya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan. Olahraga juga dapat menurunkan kadar gula darah penderita diabetes karena pada saat berolahraga energi ekstra yang di keluarkan akan membuat otot pada tubuh menyerap kelebihan glukosa yang mana akan menurunkan kadar gula darah tubuh. Olahraga juga membantu penderita diabetes menjaga berat badan tubuhnya agar terkontrol, karena penderita diabetes beresiko besar terkena obesitas (atau berat badan berebih).

Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) olahraga yang dianjurkan untuk orang sehat usia 18-64 tahun adalah 150 menit per minggu. Dengan dasar tersebut, penderita diabetes dapat membagi menjadi 50 menit, 3 kali olahraga dalam satu minggu, atau 30 menit, 5 kali olahraga dalam satu minggu.

Apa Saja Olahraga Yang Bagus Untuk Meringankan Kadar Gula Darah?

1. Yoga

Olahraga yang digandrungi wanita kebanyakan ini merupakan salah satu olahraga yang dapat menurunkan kadar gula darah / menurunkan resiko diabetes. Meski kebanyakan di gandrungi wanita, sekarang ini yoga juga sudah mulai banyak di sukai oleh para pria. Yoga merupakan olahraga seni olah tubuh yang membangun kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan. Beberapa gerakan yoga dapat mengurangi stress, melawan resistensi insulin, dan membantu meringankan kadar gula darah yang tinggi menjadi normal kembali.

2. Jalan cepat

Jalan cepat merupakan olahraga yang sangat cocok untuk berbagai kalangan dan sangat mudah di lakukan. Olahraga ini juga bagus untuk penderita kadar gula darah tinggi. Jalan cepat dengan cepat akan meningkatkan denyut jantung yang akan memperlancar aliran darah.

3. Bersepeda

Selain menyenangkan, bersepeda juga sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Bersepeda sendiri termasuk dalam bentuk latihan aerobik yang dapat menguatkan jantung, dan fungsi paru paru. Olahraga untuk menurunkan gula darah ini  juga sangat ampuh dalam menjaga kalori untuk menjaga berat badan agar tidak terkena obesitas yang mana sangat bagus untuk penderita diabetes.

4. Latihan angkat beban ringan

Untuk olahraga jenis ini pasien diabetes harus mendapat izin dulu dari dokter karena sangat beresiko jika terjadi cedera pada bagian tubuh. Walaupun beresiko latihan angkat beban sangat baik untuk membentuk massa otot yang mana ketika masa otot meningkat tubuh akan lebih mudah mengendalikan kadar gula darah. Namun jangan terlalu berlebihan dan gunakan lah beban yang tidak terlalu berat.

5. Berenang

Berenang bisa menjadi alternatif olahraga untuk menurunkan gula darah bagi penderita diabetes yang memiliki komplikasi diabetes seperti syaraf neuropati yang mana menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada saat penderita berjalan. Karena termasuk latihan aerobik, selain bagus untuk membakar kalori, berenang juga dapat meredakan stress, menurunkan kadar kolestrol.

Penderita diabetes sendiri harus berhati hati terhadap potensi luka atau goresan karena sangat rentan terhadap infeksi. Maka dari itu pastikan menggunakan alas kaki atau sepatu air untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak di inginkan.

Selalu Konsultasi Dengan Dokter

Untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak di inginkan, sebaiknya pasien diabetes di anjurkan untuk konsultasi terlebih dulu dengan dokter. Dokter nantinya juga akan memilihkan olahraga yang sesuai dengan kondisi pasien diabetes, dan detail lainya seperti durasi olahraga, sesi latihan, jenis latihan yang dilakukan.

Sebelum pasien diabetes melakukan kegiatan fisik olahraga disarankan untuk melakukan beberapa hal dibawah :

  • Tubuh dalam kondisi yang baik.
  • Selalu ingat rekomendasi dokter dan sediakan obat (jika di beri oleh dokter).
  • Selalu cek kadar gula darah baik sebelum dan sesudah berolahraga.
  • Pemanasan saat memulai olahraga dan pendinginan saat sudah selesai.
  • Selalu penuhi asupan cairan tubuh agar tidak dehidrasi (disarankan air putih).
  • Ajak keluarga untuk mendukung dan menemani anda.
6 Tips Penanganan Luka Pada Penderita Diabetes

6 Tips Penanganan Luka Pada Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, luka penyakit diabetes yang diderita akan lebih lama sembuh dibanding  luka orang normal. Jika tidak ditangani dengan tepat, bagian luka penderita diabetes akan menyebar dan menginfeksi daerah lain, sehingga jalan satu satunya adalah dengan melakukan amputasi.

Luka Pada Penderita Diabetes

Luka pada penderita diabetes cenderung lebih lama untuk sembuh, karena kadar gula darah yang tinggi yang menyebabkan aliran darah menjadi buruk. Sedangkan manusia membutuhkan aliran darah yang lancar melalui kulit untuk dapat menyembuhkan luka.

Luka penderita diabetes yang basah tersebut akhirnya akan tetap basah dan sulit untuk di sembuhkan. Luka yang basah tersebut akan berpeluang besar terinfeksi oleh bakteri clostridium perfringens atau bacillus fusiformis dan kondisinya akan memburuk dari waktu ke waktu.

Perawatan Luka penderita Diabetes

Penderita diabetes di tuntut untuk melakukan perawatan luka dengan segera karena dapat beresiko tinggi pada saat luka tersebut dibiarkan terbuka/ tanpa penanganan apapun.

1. Cari Tau Tanda Gejala Infeksi

Sangat besar kemungkinan luka penyakit diabetes yang diderita penderita diabetes akan terkena infeksi. Gejala gejala yang timbul biasanya berupa kemerahan, adanya rasa sakit, atau terasa hangat. Luka yang berair dan ber nanah juga termasuk dalam tanda tanda infeksi.

2. Perawatan Langsung

Segeralah lakukan pertolongan pertama jika penderita diabetes mendapatkan luka terbuka. Beberapa pertolongan pertama adalah sebagai berikut :

  • Bersihkan luka dengan air bersih yang mengalir (dapat menggunakan air keran).
  • Gunakan lah sabun dan air bersih untuk membersihkan daerah sekitar luka.
  • Setelah luka kering, oles dengan salep anti kuman (antibiotik).
  • Segeralah konsultasi dengan dokter untuk pencegahan lebih lanjut.

3. Jangan Memberi Tekanan Pada Luka

Sebisa mungkin jika penderita diabetes mengalami luka, usahakan untuk tidak memberi tekanan lebih pada sumber luka. Karena jika luka tersebut tergesek gesek akibat tekanan, maka luka akan memakan waktu lama untuk sembuh. Gunakanlah semacam bantalan yang empuk agar mengurangi resiko luka tergesek / tertekan.

4. Perhatikan Asupan Makan

Memperhatikan asupan makanan harian juga penting demi proses kesembuhan luka  penyakit diabetes pada penderita diabetes. Penderita diabetes dianjurkan mengkonsumsi makanan dengan kandungan protein, serat, kalori, lemak, vitamin dan mineral. Semua kandungan tersebut sangat penting, terutama protein. Karena kandungan protein dapat membantu memperbaiki jaringan kulit dan bagian jaringan tubuh lainnya yang mengalami luka.

5. Penanganan Dengan Bahan alami

  • Lidah Buaya

Lidah buaya dapat mengobati luka baru pada penderita kadar gula darah tinggi karena memiliki sifat Anti-inflamasi, analgesik, dan menenangkan. Gel yang dimiliki oleh lidah buaya banyak mengandung phytochemical yang fungsinya meringankan rasa sakit, peradangan, dan mempercepat penyembuhan luka.

Cara menggunakanya pun cukup mudah. Ambil gel di dalam lidah buaya tersebut oleskan gel lidah buaya tersebut pada luka yang ingin disembuhkan, dan tunggu hingga mengering. Setelah kering bersihkan dengan air hangat lalu tepuk tepuk menggunakan lap atau handuk dengan lembut.

Anda bisa mengulangi cara diatas beberapa kali dalam sehari sampai luka dapat sembuh dengan sempurna.

  • Kunyit

Bahan rempah rempah yang satu ini akan sangat mudah di temui di dapur rumah kita. Tidak hanya mudah di temui, kunyit juga mengandung banyak manfaat salah satunya untuk mengobati luka ringan dan mencegah infeksi karena kunyit terdapat agen antiseptik dan antibiotik. Banyak kandungan kandungan penting yang terdapat pada kunyit salah satunya andalah senyawa kurkumin mempercepat penyembuhan luka.

Biasanya digunakan untuk luka ringan, cara penggunaanya pun cukup mudah. taburkan bubuk kunyit murni diatas luka tersebut. Bubuk kunyit ini berfungsi untuk menghentikan pendarahan.

6. Konsultasi Dengan Tenaga Medis

Penderita diabetes disarankan menghubungi dokter jika dalam kurun waktu 48 jam kondisi luka tidak ada perkembangan baik. Semakin cepat akan semakin baik karena demi mencegah infeksi dan kondisi yang tidak di inginkan lainya.

Diet sehat dan berolahraga juga disarankan untuk penderita diabetes untuk mempercepat penyembuhan luka penyakit diabetes yang di derita. Kandungan nutrisi dalam makanan penderita diabetes juga harus terjaga, utamakanlah makanan yang kaya akan nutrisi penting dan sehat. Makanan dengan kandungan protein, serat, kalori, lemak, vitamin dan mineral. Semua kandungan tersebut sangat penting, terutama protein. Karena kandungan protein dapat membantu memperbaiki jaringan kulit dan bagian jaringan tubuh lainnya yang mengalami luka.

Asuransi kesehatan juga menjadi faktor penting untuk berjaga jaga di saat kondisi yang tidak memungkinkan. Contohnya jika terjadi komplikasi akibat diabetes atau masalah medis lain nya. Sehingga semua biaya pengobatan bisa langsung di tangani oleh pihak asuransi tanpa perlu bingung dengan masalah finansial.

Apa Itu Diabetes Kering dan Basah? Kenali Perbedaanya!

Apa Itu Diabetes Kering dan Basah? Kenali Perbedaanya!

Sering sekali muncul istilah “diabetes kering” dan “diabetes basah” di dalam masyarakat. Sering kali juga masyarakat mengkatagorikan diabetes kering dan basah berdasarkan kondisi luka yang dialami penderita kadar gula darah tinggi atau diabetes tersebut. Dalam dunia medis sendiri pembedaan diabetes kering dan basah itu sebenarnya tidak ada.

Diabetes Kering dan Diabetes Basah

Pembedaan diabetes kering dan diabetes basah di latar belakangi oleh kondisi penderita diabetes melitus, dan perbedaan kadar gula darah pada penderita. Istilah kadar gula darah tinggi dan kencing manis juga sering di gunakan oleh masyarakat yang mana sebenarnya istilah tersebut merujuk pada penyakit diabetes.

Diabetes kering, saat penderita diabetes kering mengalami luka luar, lukanya lebih cepat kering dan sembuh, karena penderira diabetes kering memiliki kadar gula yang lebih rendah.

Diabetes basah, diabetes basah adalah kebalikan dari diabetes kering, luka luar yang di alami penderita diabetes basah akan susah sembuh dikarenakan kadar gula darah yang sangat tinggi.

Kesimpulanya, masyarakat membedakan type diabetes basah dan kering berdasarkan luka luar yang di derita penderita diabetes tersebut. Diabetes kering lukanya kering sedangkan diabetes basah lukanya akan selalu terlihat basah karena terkadang ada nanah di atas luka penderita.

Dalam istilah medis sendiri tidak ada istilah diabetes kering dan diabetes basah. Jika di dalam dunia medis, diabetes ada 4 jenis diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes gestasional, dan diabetes tipe lain.

Penjelasan Diabetes Kering dan Diabetes Basah

Diabetes kering

Penderita diabetes kering dengan hiperglikemia berkepanjangan akan berakibat kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan pada pembuluh darah akan berakibat menghambat sirkulasi darah dan menghambat penyembuhan pada luka (luka jadi sulit sembuh).

Luka pada penderita diabtes kering, cenderung lambat untuk sembuh dan kecendrungan kesembuhan yang lambat akan berakibat matinya jaringan di sekitar luka. Semua hal diatas terjadi karena terhambatnya oksigen dan nutrisi ke jaringan sekitar luka  karena sirkulasi darah yang terganggu.

Pada penderita diabetes kering, tubuhnya akan menggunakan lemak sebagai pengganti tenaga. Oleh karena itu kebanyakan penderita diabetes kering memiliki tubuh yang berangsur angsur semakin kurus.

Diabetes Basah

Penderita diabetes basah adalah lanjutan dari diabetes kering dan merupakan diabetes tipe 2 (diabetes tahap lanjutan). Karena ini merupakan tahap lanjutan maka kondisinya tidak jauh berbeda dengan diabetes kering, namun dalam diabetes basah kadar gula darahnya lebih tinggi dari diabetes kering.

Biasanya diabetes basah lebih banyak diderita oleh orang dengan obesitas (berat badan berlebih) dan kebanyakan penderitanya adalah golongan lansia. Luka diabetes basah akan selalu basah dan sulit sembuh karena kadar gula darah yang tinggi. Infeksi pada luka biasanya diakibatkan oleh bakteri bakteri clostridium perfringens atau bacillus fusiformis. Infeksi oleh bakteri tersebut juga bisa terjadi pada jaringan syaraf, jaringan otot, dan jaringan kulit.

Pada penderita diabetes, bagian kaki mungkin adalah bagian yang paling sering terdapat infeksi. Namun sebenarnya infeksi tersebut bisa menjangkit daerah lain terutama daerah lembab seperti usus, mulut, vulva, serviks, dan paru paru.

Setiap luka yang di derita penderita diabetes basah akan sangat susah sekali untuk sembuh dan mengering. Luka mereka akan selalu basah dan akan memburuk dari waktu ke waktu.

Luka yang sudah terinfeksi oleh bakteri clostridium perfringens atau bacillus fusiformis akan membuatnya semakin parah dari waktu ke waktu. Butuh penanganan yang cepat oleh tenaga medis, karena jika dibiarkan terlalu parah lukanya akan membusuk dan bagian luka yang membusuk tersebut harus di amputasi (prosedur operasi untuk menghilangkan atau memotong salah satu bagian tubuh)

Kadar Gula Darah Tinggi Saat Hamil? Berikut Cara kendalikanya

Kadar Gula Darah Tinggi Saat Hamil? Berikut Cara kendalikanya

Mungkin bagi Bunda di luar sana masa kehamilan merupakan masa yang sangat membahagiakan, namun diwaktu yang sama akan sesekali timbul kekhawatiran akan penyakit penyakit yang timbul pasca kehamilan salah satunya yaitu diabetes gestasional. Namun jangan berkecil hati, ada beberapa cara untuk mengendalikan diabetes saat hamil.

Sebelum itu saya akan mengulas, apa itu diabetes gestasional? Diabetes gestasional adalah kondisi kadar gula darah yang tinggi dan terjadi sementara pada masa kehamilan, biasanya muncul setelah 28 minggu, trimester ketiga (hilang setelah melahirkan). Seseorang yang mengalami diabetes tipe ini biasanya akan mempunyai kemungkinan diabetes tipe 2 di masa depan. Karena sebab itulah Bunda hamil perlu memperhatikan kandungan dan porsi makanan selama masa hamil.

Pencegahan Diabetes Pada Masa Kehamilan Bisa di Lakukan Dengan Beberapa Langkah Mudah Berikut Ini

  •  Atur Pola Makan Dengan Makanan Nutrisi Seimbang dan Rajin Berolahraga

Menjaga pola makan yang seimbang pada ibu hamil merupakan salah satu kunci utama mengendalikan diabetes saat hamil. Beberapa makanan berikut ini merupakan makanan yang sangat baik kandungannya untuk mencegah terjadinya diabetes pada ibu hamil :

  • Air putih karena lebih sehat
  • Daging, ayam (kuliat di buang), dan berbagai jenis ikan
  • Buah-buahan 
  • Sayur-sayuran, dan gandum
  • Yogurt dan susu low fat
  • Makan makanan yang tidak berlebihan dan mengandung kalori yang rendah

Sayuran hijau segar yang merupakan sumber folat dan kalsium yang amat baik bagi tubuh Anda dan bayi anda. Sayuran bahkan dapat menekan nafsu makan dan mencegah Anda mengidam konsumsi gula. Namun, jika anda merasa mual menkonsumsi sayuran di masa kehamilan anda, anda juga bisa mengubah sayuran tersebut menjadi jus.

Bagi semua Bunda hamil dan bahkan bagi Bunda yang sedang menjalani program kehamilan, diet yang seimbang dan sehat merupakan hal yang sangat disarankan.  Pola makan yang teratur dan sarapan rutin setiap pagi adalah contoh dari diet yang seimbang dan sehat. Karena menurut penelitian, ternyata wanita yang biasa tidak sarapan saat pagi justru memiliki presentase diabetes saat hamil yang cukup tinggi.

Menjaga tubuh agar selalu sehat dengan berolahraga juga sangat penting untuk kesihatan ibu hamil dan kandunganya. Setidaknya berolahraga minimal 30 menit dalam satu hari, bisa dengan berjalan jalan kecil di pagi hari ataupun dengan beraktifitas ringan di dalam rumah.

Beberapa kegiatan yang harus dihindari selama kehamilan adalah:

  • Olahraga dengan intensitas tinggi.
  • Kegiatan yang mensyaratkan untuk berbaring ( posisi perut dibawah)
  • Kegiatan yang mengandung banyak resiko terjatuh dan resiko yang berbahaya lainya untuk kandungan.
  • Menyelam di bawah air.

Dengan menjaga asupan nutrisi, berat badan sehat dan normal akan mencegah resiko diabetes tipe 2 pada ibu hamil menjadi permanen. Bimbingan dokter juga diperlukan untuk mengurangi berat badan secara bertahap.

  • Selalu Konsultasi Dengan Dokter Anda

Rajin melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter juga merupakan langkah dalam mengendalikan diabetes saat hamil. Pemeriksaan awal diabetes biasanya di lakukan 6 sampai 12 minggu pasca melahirkan. Selanjutnya jika kondisi Anda normal, pemeriksaan lanjutan biasanya dilakukan setiap 3 tahun sekali. Namun jika anda mengalami pradiabetes (gula darah lebih tinggi dari biasanya namun tidak di cap diabetes oleh dokter) disarankan untuk melakukan pemeriksaan setiap tahun.

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk setiap kondisi kesehatan yang anda alami, dan mintalah untuk pengobatan lebih lanjut jika memiliki kemungkinan diabetes dan memiliki berat badan berlebih pasca melahirkan. Obat metformin (untuk mengkontrol kadar gula darah tinggi) kadang juga di gunakan untuk pencegahan diabetes tipe 2.

  • Perencanaan Makanan dan Pencegahan Rasa Mual di Pagi Hari

Bunda harus lebih selektif lagi dengan makanan yang akan di makan, terutama harus membuat perencanaan makanan. Selalu cari tau berapa banyak karbohidrat dalam makanan tersebut dan makan secukupnya jangan berlebihan. Karena hal tersebut dapat meningkatkan resiko kadar gula darah tinggi.

Banyak Bunda mungkin berpikir bahwa untuk memenuhi kebutuhan makanan dua orang adalah dengan cara makan 2x atau lebih banyak dari biasanya. Ini merupakan pemikiran yang salah. Bunda hanya perlu meningkatkan asupan kalori sekitar 300 kalori lebih banyak dari biasanya setiap hari. Disarankan juga konsultasi dengan dokter untuk saran diet pada masa kehamilan, karena pengendalian berat badan agar tidak berlebihan merupakan sesuatu yang penting untuk mengendalikan diabetes saat hamil.

Selain membuat perencanaan makanan, pencegahan rasa mual dapat diatasi dengan cara makan setiap dua – tiga jam pada siang hari. Porsi makan yang sedikit namun sesering mungkin dapat mencegah rasa mual dan menjaga berat badan agar tetap ideal. Satu lagi tips untuk anda, makanlah biskuit asin pada pagi hari sebelum melakukan insulin / meminum pil.

  • Dukungan Keluarga

Dengan dukungan dan bantuan dari orang orang terdekat ibu hamil bisa mengurangi kadar gula darah yang ada. Bantuan dan dukungan dari suami, anak, atau keluarga bisa menjadi obat yang yang paling mujarab dalam melewati masa kehamilan.

9 Buah ini Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah Anda!

9 Buah ini Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah Anda!

Bagi penderita kadar gula darah tinggi mungkin akan merasa tersiksa akibat harus selalu waspada terhadap setiap kandungan gula dalam makanan yang mereka makan. Selain harus selalu waspada pada makanan, penderita kadar gula darah tinggi juga diwajibkan mengubah pola hidup dengan rajin berolahraga. Memakan buah buahan juga termasuk solusinya. Terdapat beberapa buah penurun kadar gula darah tinggi. Buah juga dapat menjadi salah satu cara menurunkan kadar gula darah tinggi secara perlahan.

Berikut ini adalah beberapa buah yang dapat menurunkan kadar gula anda :

  • Pir

Siapa yang menyangka buah manis nan segar ini mengandung flavonoid. Flavonoid ini sendiri fungsinya adalah untuk penurunan resiko diabetes tipe 2 dan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

  • Pisang

Buah favorit semua orang ini ternyata mengandung indeks glisemik yang rendah, yang mana buah pisang dapat membantu mengurangi kadar gula darah pada penderita gula darah tinggi.

  • Alpukat

Kandungan lemak tak jenuh dan lemah tak jenuh tunggal  yang terdapat pada buah alpukat, merupakan komponen penting untuk mengendalikan kadar gula darah. 

Selain itu alpukat juga dapat meningkatkan kinerja hormon insulin dan bisa menurunkan risiko sindrom metabolik, yang merupakan salah satu pemicu utama diabetes.

  • Semangka

Buah raksasa yang rasanya manis ini memiliki Indeks glikemik yang rendah, yang membuat mereka baik untuk pasien diabetes.  walaupun memiliki indeks glisemik rendah, namun diharapkan untuk tidak berlebihan mengkonsumsinya.

  • Delima

Buah merah ini baik untuk penderita diabetes karena membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

  • Nangka

Buah manis ini merupakan buah yang mengandung vitamin A dan C dan baik untuk pasien diabetes kadar gula tinggi. Buah ini juga membantu meningkatkan resistensi insulin tubuh. 

  • Belimbing

Buah kaya air ini baik bagi penderita diabetes karena membantu meningkatkan kontrol kadar gula dalam darah.

  • Melon

Buah melon mengandung kalium yang mana dapat membantu mengurangi tekanan darah, membantu resistensi insulin dan dapat membantu memperbaiki sel pada pankreas yang mana membantu mengendalikan insulin.

  • Coklat (Kakao)

Buah kakao yang biji nya di gunakan untuk membuat coklat, ternyata juga termasuk buah penurun kadar gula darah tinggi yang meningkat di tubuh.

Namun kakao yang digunakan bukanlah kakao yang nantinya akan diolah menjadi cokelat manis. Kakao yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah adalah benih kakao yang mengandung antioksidan, flavanol, dan protein penting untuk tubuh. Rasanya juga lebih pahit dan tidak ada kandungan pemanis didalamnya, namun sangat baik untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

Pengidap Penyakit Gula Darah Tinggi, Jauhilah Makanan Ini

Pengidap Penyakit Gula Darah Tinggi, Jauhilah Makanan Ini

Bagi penderita kadar gula darah tinggi, pentingnya menjaga makanan agar kadar gula agar selalu normal dan stabil itu sangat penting, pasalnya gula darah yang tidak stabil akan sangat memperparah kondisi mereka. Selain itu anda harus tau juga ada beberapa pantangan makanan diabetes.

Padahal tak cuma penderita kadar gula tinggi saja yang harus mengendalikan gula darah, Anda yang tak punya riwayat diabetes juga harus mengukur kadar gula darah dengan rutin untuk menghindari kemungkinan terkena diabetes.

Tidak Semua Makanan Dapat Menaikan Kadar Gula Anda Secara Signifikan

Sebenarnya pengidap penyakit kadar gula tinggi juga diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan manis asalkan kandungan gula yang ada dalamnya tidak terlalu tinggi yang mengakibatkan kadar gula darah naik dengan cepat. Para penderita lebih disarankan mengkonsumsi banyak sayur dan buah.

Namun jika anda orang yang sangat berhati-hati dengan kadar gula anda, berikut ini adalah makanan yang kurang direkomendasikan untuk anda :

  • Makanan Fastfood Dengan Banyak Karbohidrat

Makanan fastfood seperti kentang goreng merupakan lawan dari para pengidap kadar gula tinggi. Kandungan minyak goreng dengan karbohidrat tinggi merupakan kombinasi yang sangat berbahaya bagi penderita karena dapat meningkatkan kadar gula secara signifikan.

Satu buah kentang ukuran sedang sendiri terkadang mengandung kurang lebih 30 gram karbohodrat.

  • Nasi Putih

Siapa sangka nasi putih yang kita konsumsi sehari-hari, malah akan berbahaya untuk penderita kadar gula darah tinggi.

Kandungan karbohidrat sederhana sangat mudah diserap oleh tubuh dan diubah menjadi gula darah. Terlebih lagi, akumulasi karbohidrat sederhana dapat bersumber dari makanan lainnya.

Mengurangi dan mengganti nasi putih dengan nasi merah mungkin merupakan pilihan yang tepat.

Kandungan indeks glikemik sebesar 50, yang masuk dalam kategori rendah menjadikan beras merah sangat baik sebagai pengganti beras putih biasa bagi penderita kadar gula darah tinggi.

Tidak hanya nasi putih, roti, dan pasta pun termasuk juga karena kandungan karbohidrat sederhana yang agak sama.

  • Kopi Dengan Campuran Krimer

Bagi penikmat kopi di cafe / kedai kopi dengan krimer atau tentu saja penikmat kopi sachet yang terdapat banyak gula dan campuran krimer atau pemanis lainnya sepertinya harus lebih hati-hati.

Karena kandungan gula di dalamnya terkadang sangat banyak dan akan meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.

Namun jangan berkecil hati, karena mengkonsumsi kopi hitam pahit akan lebih bagus karena lebih aman dan terbukti menurunkan resiko kadar gula tinggi!

  • Margarin

Kebanyakan margarin mengandung lemak trans. Lemak trans sendiri dapat memicu resistensi insulin dan sindrom metabolik dan faktor risiko kerusakan pembuluh darah contohnya seperti mengurangi kadar HDL. 

Untuk mencegah kerusakan pembuluh darah akibat diabetes, terutama juga penderita yang berisiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskuler diharapkan dapat mengurangi asupan lemak trans dalam mentega.

  • Minuman Kaleng

Minuman kaleng seperti cola dan minuman botol dengan pemanis lainnya harus selalu dihindari karena mengandung gula yang amat banyak.

alangkah baiknya sebelum membeli minuman kalengan para penderita teliti mengecek dahulu komposisi dan kandungan gula di dalamnya. Bahkan beberapa minuman yang menggunakan pemanis fruktosa dapat memicu resistensi insulin terutama pada penderita diabetes.

 

 

 

Waspadalah Penyakit Gula Darah Tinggi di Usia Muda. Kenali Tanda-tandanya!

Waspadalah Penyakit Gula Darah Tinggi di Usia Muda. Kenali Tanda-tandanya!

 

Mungkin banyak dari kita berpikir bahwa penyakit gula darah tinggi (hiperglikemia) hanya dialami oleh penderita diabetes saja, namun terkadang itu salah. Bahkan orang yang terlihat sehat atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu selain diabetes pun dapat sewaktu-waktu mengalami kenaikan gula darah yang melewati batas normal. alangkah baiknya kita mengetahui tanda-tanda penyakit gula darah tinggi sejak awal agar bisa mencegah penyakit tersebut kedepanya.

Faktor gaya hidup yang buruk saat ini juga menjadi akibat penyakit tersebut umum terjadi pada usia lebih muda. Di usia berapa seseorang mulai terkena diabetes dan mendapat diagnosis diabetes resmi untuk pertama kalinya? Penting untuk mengetahuinya agar Anda dapat mengantisipasi berbagai gejalanya sebelum terlambat salah satu caranya adalah dengan cara hidup sehat.

pada data WHO diabetes menyebabkan 1,6 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2015, dan akan menjadi penyebab kematian ketujuh terbesar di tahun 2030. Bahkan hampir setengah dari kematian diabetes berada di usia kurang dari 70 tahun.

Orang yang Berpotensi Terkena Gula Darah Tinggi

Selain pada penderita diabetes, penyakit gula darah tinggi juga berpotensi pada orang-orang yang baru pulih dari penyakit kronis seperti serangan jantung atau stroke. Selain itu, orang yang sedang menggunakan obat-obatan steroid dan diuretik ikut semakin tinggi risikonya mengalami gula darah tinggi. Orang-orang yang mengalami infeksi parah (misalnya pneumonia atau infeksi saluran kemih) atau yang dalam proses pemulihan luka bakar parah atau trauma kecelakaan bermotor bisa mengalami penyakit gula darah tinggi.

Dibutuhkan penanganan cepat jika menemukan gejala tanda-tanda penyakit gula darah tinggi karena jika terus dibiarkan dapat memperparah infeksi yang terjadi dalam tubuh sehingga menunda proses pemulihan.

Tanda-tanda Awal Gejala Gula Darah Tinggi

  • Kadar gula darah lebih dari 180 mg/dL

Orang dengan gula darah normal memiliki nilai gula darah sebagai berikut :

  1. Sebelum makan: kadar gula 70 – 130 mg/dL.
  2. Dua jam setelah makan: kadar gula kurang dari 180 mg/dL.
  3. Setelah tidak makan (puasa) selama setidaknya delapan jam: kadar gula kurang dari 100 mg/dL.
  4. Menjelang tidur: kadar gula 100 – 140 mg/dL.
  • Rasa haus dan sering buang air kecil biasanya pada malam hari

Meningkatnya keinginan untuk buang air kecil adalah tanda bahwa gula darah terlalu tinggi. Bila Anda memiliki terlalu banyak gula dalam aliran darah Anda, ginjal mencoba mengeluarkan ekstra melalui urine. Akibatnya, Anda akhirnya harus kencing lebih sering dari biasanya, termasuk tengah malam.

  • Penglihatan Kabur

Makula Anda adalah lensa kecil di tengah mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan tengah yang tajam. Saat kadar glukosa terlalu tinggi, cairan bisa meresap ke lensa dan membuatnya membengkak.

Pembengkakan bisa mengubah bentuk lensa, sehingga tidak bisa fokus dengan benar. Akibatnya, penglihatan Anda bisa menjadi kabur, bahkan saat menggunakan kontak lensa atau kacamata.

  • Mudah lapar

Tak hanya terus merasa haus, saat gula darah meningkat, kamu juga akan terus merasa lapar. Peningkatan gula darah menyebabkan tubuh tidak dapat mengubah menjadi energi sehingga bisa membuat kamu terus merasa lapar sepanjang waktu akibat sel tubuh kekurangan glukosa.

  • Berat badan Turun

Kamu mungkin tak sedang melakukan diet tapi tiba-tiba berat badan kamu turun drastis. Jika kamu juga tak sedang mengalami stres maka hal ini bisa disebabkan oleh meningkatnya gula dalam darah yang membuat berat badan kamu menurun secara drastis.

  • Kesulitan berkonsentrasi

Efek lelah yang terus kamu rasakan akan berdampak pada aktivitas yang anda kerjakan. Anda akan merasa sulit untuk berkonsentrasi dan membuat semua pekerjaanmu tertunda sehingga kamu membutuhkan waktu lebih untuk menyelesaikan semua pekerjaanmu.

  • Mudah kelelahan
  • Sakit kepala

 

Gejala Lanjutan yang di Timbulkan Penyakit Gula Darah Tinggi

Jika sudah berkelanjutan, gula darah tinggi juga akan memberikan tanda dan gejala ini:

  • Penyembuhan luka yang sangat lambat.

Jika gula dalam darah meningkat akan menyebabkan proses penyembuhan luka akibat tergores atau terjatuh berlangsung lebih lama. Lonjakan gula darah bisa mempengaruhi sistem peredarah darah, arteri dan saraf akan terganggu sehingga memperlambat proses penyembuhan luka.

  • Munculnya infeksi vagina dan pada kulit.
  • Penglihatan jadi semakin buruk.
  • Kerusakan saraf sehingga membuat kaki dingin atau tidak sensitif serta baal, hilangnya rambut-rambut di kaki, kegagalan ereksi.
  • Sembelit..

 

Menstabilkan Kadar Gula Darah

Mungkin anda berpikir bagaimana cara menurunkan kadar gula darah, sebenarnya kadar gula darah dapat di atasi dengan mudah dengan cara mengubah pola hidup lebih sehat dan mengetahui tanda-tanda penyakit gula darah tinggi agar lebih waspada. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Diabetes Care (meriset lebih dari 3.000 orang dengan gula darah lebih tinggi) ditemukan bahwa perubahan gaya hidup. Contohnya menurunkan berat badan dan melakukan olahraga cepat selama 150 menit dalam seminggu, mengurangi kejadian diabetes tipe 2 sebesar 58 persen.

Cara ubah gaya hidup bisa dimulai dengan rutinitas aktivitas fisik, tak hanya membantu mempertahankan berat badan yang sehat, ini juga membuat sel Anda lebih sensitif terhadap insulin.

Soal makanan, lebih baik memasak makanan sendiri lebih sering, karena ketika menyiapkan makanan sendiri. Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berapa banyak gula dan menambahkan kalori masuk ke makanan Anda. Dengan begitu anda bisa menghindari tanda-tanda penyakit gula darah tinggi yang sudah dijelaskan.

“Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat atau memilih makanan kaya gula tambahan bisa meningkatkan kadar gula darah Anda,” kata Erin Palinski-Wade, RD, CDE, seorang edukator diabetes bersertifikat di New Jersey.

Sedangkan menurut Jennifer Poste, MD, seorang ahli endokrinologi dan dokter di Rumah Sakit Montefiore New Rochelle di New York, penting untuk rutin mengunjungi dokter untuk mengetahui tanda-tanda penyakit gula darah tinggi.

“Terkadang pasien merasa malu karena gula darahnya tinggi atau karena mereka belum minum obatnya,” kata Jennifer. “Tapi kami di sini untuk membantu mereka dan melakukan diskusi agar mereka bisa mengikuti diet dengan lebih baik dan minum obat.”